Mengatasi Dan Mencegah Rontok Bulu Ayam Petarung Bangkok

Mengatasi Dan Mencegah Rontok Bulu Ayam Petarung Bangkok – Ketika merawat ayam petarung pasti ada saja masalah yang akan kita hadapi. Untuk menghadapi masalah tersebut, tentunya kita harus lebih jeli lagi bagaimana caranya agar masalah tersebut cepat teratasi. Jika tidak maka masalah tersebut akan berkembang menjadi masalah baru.

Salah satu masalah yang sering kita hadapi ketika merawat ayam petarung adalah masalah rontok bulu. Setiap ayam petarung pasti pernah mengalami rontok bulu.

Advertisements

Rontok bulu ini bukanlah suatu penyakit tetapi memang secara alami ayam biasanya akan mengalami rontok bulu.

Sebagian orang mengistilahkan rontok bulu dengan sebutan mabung. Ketika ayam petarung kita sedang rontok bulu sebaiknya kita tidak perlu khawatir.Simak Juga Membaca 5 Gaya Bertarung Ayam Aduan Berbahaya

Jika ayam tidak rontok bulu lah yang patut kita khawatirkan karena rontok bulu ini memang harus terjadi. Sebab, ayam perlu mengganti bulu-bulu lamanya.

Mengatasi Dan Mencegah Rontok Bulu Ayam Petarung Bangkok

Mengatasi Dan Mencegah Rontok Bulu Ayam Petarung Bangkok

Ayam akan mengalami rontok bulu setiap tahunnya. Ayam mengalami rontok bulu dalam waktu yang tidak sebentar.

Rontok bulu dapat memakan waktu hingga 4-5 bulan untuk ayam yang normal. Ketika ayam mengalami mabung atau rontok bulu sebaiknya ayam tersebut tidak kita adukan dengan ayam lainnya.Wajib di baca dulu Teknik Melatih Pukulan Cepat Pada Ayam Bangkok Petarung

Mabung menjadi masa dimana ayam petarung harus beristirahat total dan tidak boleh melakukan segala sesuatu yang dapat membuatnya stres.

Advertisements

Karena itulah pada saat ayam petarung mengalami mabung, sebaiknya lakukanlah perlakuan yang istimewa. Berikanlah asupan vitamin, mineral, dan protein yang lebih tinggi daripada yang biasanya.

Tujuan memperlakukan ayam petarung yang mengalami mabung lebih istimewa adalah untuk memenuhi kebutuhan ayam petarung akan vitamin, mineral, dan protein.

Pada saat mabung, bukan berarti mengistirahatkan ayam secara total. Istirahat memang harus dilakukan tetapi tidak perlu secara total.

Latihan tetap perlu dilakukan. Akan tetapi, latihan yang dilakukan tidak boleh terlalu berat. Latihan yang dilakukan merupakan latihan yang ringan saja.

Contohnya seperti latihan mengepakkan sayap serta latihan melemaskan otot. Latihan dapat dilakukan tiga hari sekali.

Porsi latihan jangan ditambah lagi karena ayam masih lemah untuk melakukan latihan yang berat.  Ketika melatih ayam mabung, sebaiknya pegang ayam tersebut secara hati-hati.Simak juga Katuranggan Bentuk Kaki Ayam Petarung Bangkok Paling Berbahaya

Jika tidak hati-hati maka ayam akan mengalami kesakitan. Sebab, bulu yang baru saja tumbuh tersebut juga dipegang akan terasa sakit.

Pada saat mabung, pakan yang dapat diberikan pada ayam adalah jenis pakan grower. Pakan grower ini harus mengandung kurang lebih 3% untuk asupan mineral serta 15% mengandung kadar protein.

Apakah ayam yang mengalami mabung dapat dikawinkan? Ayam yang mabung dapat dikawinkan. Namun, mengawinkan ayam saat mabung harus memperhatikan beberapa hal seperti jumlah dan mutu pakan yang diberikan. Ayam yang mengalami mabung sangat jarang yang ingin kawin.

Jumlah pakan yang diberikan dapat lebih banyak lagi dari yang biasanya. Selain itu, mutu pakan juga harus pakan yang berkualitas yang harus diberikan.

Jangan memberikan pakan dengan kualitas yang rendah karena akan mempengaruhi hasil anakan ayam nantinya.Inilah Mengatasi Dan Mencegah Rontok Bulu Ayam Petarung Bangkok Baca juga Latihan Mental,Fisik Ayam Bangkok Petarung Harian

Advertisements
Mengatasi Dan Mencegah Rontok Bulu Ayam Petarung Bangkok | admin | 4.5
error: Hak Cipta Di Lindungi DCMA.